Cara Melihat Candlestick Chart

Angga Binanga 0 Comments

Apa Itu Candlestick Chart?
Candlestick adalah sebuah teknik untuk memetakan dan membaca pergerakan harga suatu komoditas atau instrumen finansial yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar. Candlestick terbentuk dari harga pembukaan (open), harga penutupan (close), harga tertinggi (high) dan harga terendah (low) dalam suatu time-frame tertentu. Candlestick merupakan salah satu teknik yang termasuk dalam kelompok teknikal analisis dan merupakan teknik tertua yang diciptakan oleh Munehisa Homma (Jepang, 1724-1803).

Bagaimana Membaca Candlestick Chart?
Meskipun setiap software analisis memiliki warna-warna berbeda untuk mendefinisikan candle, namun software tersebut juga menyediakan fitur untuk dapat mengganti candle dengan warna-warna yang Sahabat suka. Secara umum, terdapat dua jenis candle dalam candlestick chart, candle berwarna cerah dan candle berwarna gelap.



Candle cerah menunjukkan bahwa harga pembukaan (Open) lebih rendah dari harga penutupan (Close), atau harga sedang mengalami kenaikan pada periode waktu (time-frame) bersangkutan. High dan Low masing-masing menunjukkan harga tertinggi dan terendah yang dicapai pada periode tersebut.
Candle gelap menunjukkan bahwa harga pembukaan (Open) lebih tinggi dari harga penutupan (Close), atau harga sedang mengalami penurunan.

Note!
Jika Sahabat ingin mengetahui sejarah candlestick lebih jauh lagi, dapat dilihat pada link aktif berikut ini:
                                             Sejarah CandlestickJepang



Tinggalkan komentar dan kritik yang membangun. Google

0 komentar: